|
Siaran Pers “Refleksi atas Lemahnya Perlindungan Buruh Migran Indonesia (BMI) di Malaysia” |
|
Thursday, 10 May 2012 16:34 |
|
Bangun Politik Luar Negeri yang Lebih Bermartabat dengan Mengedepankan Penegakan HAM Buruh Migran !
Pendahuluan
Berbagai kasus pelanggaran Hak Buruh Migran Indonesia (BMI) yang bekerja di Malaysia terus terjadi. Tak hanya kekerasan, penganiayaan, trafficking, BMI bahkan harus menghadapi kriminalisasi yang berujung pada hukuman mati di Negara tujuan. Data resmi pemerintah memperlihatkan Tahun 2009 secara kumulatif jumlah BMI di Asia sebanyak 3.011.788 orang dengan penempatan terbanyak di Malaysia yaitu 2.652.809 orang. Diperkirakan 60 persen BMI di Malaysia bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT), buruh perkebunan dan buruh konstruksi.
|
|
Read more...
|
|
|
Siaran Pers “RUU Pangan Belum Menjawab Persoalan Hak Perempuan atas Pangan” |
|
Monday, 30 April 2012 14:22 |
|
(Jakarta, 29 April 2012). Pasal 27 ayat 2 menyatakan bahwa "Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan". Penghidupan yang layak ini termasuk didalamnya hak kedaulatan rakyat atas pangannya. Pangan adalah hak setiap warga negara, dan Negara wajib memberikan pemenuhan terhadap kebutuhan pangan setiap rakyat Indonesia. Namun hingga saat ini, hak tersebut masih tidak memenuhi prinsip-prinsip yang seharusnya menjadi peran Negara yaitu dilindungi, dihormati dan memenuhi hak warga negara.
|
|
Read more...
|
|
Pernyataan Sikap Solidaritas Perempuan “(Refleksi atas Kerentanan Buruh Migran terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang atau Trafficking)” |
|
Friday, 27 April 2012 10:15 |
|
Untuk Disiarkan Segera
Buruh Migran Indonesia Rentan Trafficking, Implementasi UU PTPPO Lemah
87.94 % Kasus Trafficking Indonesia terjadi di Malaysia
Baru saja Indonesia 'merayakan' diratifikasinya Konvensi Migran 1990, kita kembali dikejutkan oleh berita meninggalnya tiga orang Buruh Migran Indonesia di Malaysia. Pasalnya, Herman (34), Abdul Kadir Jaelani (25), dan Mad Noon (28), diduga menjadi korban penjualan organ. Sebagaimana yang dikutip oleh berbagai media, di jasad ketiga korban terdapat jahitan, di dada bagian atas, dekat lengan kanan ke kiri, lurus melintang. Tak hanya itu, terdapat juga jahitan di dada hingga tengah perut di bawah pusar, yang menyambung jahitan dada atas. Sementara, kondisi mata korban terjahit.
|
|
Read more...
|
|
Siaran Pers “UU Perampasan Tanah Bertentangan dengan UUD 1945 dan Semakin Meluaskan Konflik Agraria” |
|
Thursday, 19 April 2012 11:00 |
|
Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum
Jakarta, 17 April 2012
Sejengkal Tanah tumpah darah kami.......
Adalah tantangan yang tidak ringan tentunya bagi Pemerintah dalam mengelola dan memanfaatkan sumberdaya agraria melalui program pembangunan pertanian, perkebunan, dan sebagainya, untuk mengangkat kesejahteraan rakyat tani, nelayan, termasuk masyarakat adat, dari jurang pemiskinan, kelaparan dan penindasan akibat konflik agraria. BPS (2012) mengumumkan bahwa per September 2011 masih ada 29.89 juta penduduk berada dalam kondisi miskin dengan komposisi penduduk miskin pedesaan sebanyak 18.94 juta jiwa dan 10.95 juta penduduk miskin perkotaan. Jumlah penduduk yang rentan miskin sebanyak 27.82 juta jiwa.
|
|
Read more...
|
|
(Refleksi 20 Tahun Perjuangan Panjang Perempuan mendesak Pemerintah Meratifikasi Konvensi Migran 1990) |
|
Thursday, 12 April 2012 16:26 |
Pernyataan Solidaritas Perempuan
Ratifikasi Konvensi Migran 1990: Langkah Awal Perlindungan Buruh Migran Perempuan
Pendahuluan
Sejak tahun 1993, Solidaritas Perempuan (SP) secara konsisten berjuang untuk Perlindungan Buruh Migran Perempuan dan keluarganya. Berbagai strategi telah dilakukan oleh Solidaritas Perempuan, ataupun bersama-sama dengan kelompok masyarakat sipil lainnya, untuk mendorong dan mendesak Ratifikasi Konvensi PBB Tahun 1990 tentang Perlindungan Hak-hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya (Konvensi Migran 1990).
|
|
Read more...
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 16 |