RAYAKAN HARI PANGAN SEDUNIA DI CAR FREE DAY: SP JABOTABEK AJAK WARGA JAKARTA UNTUK DUKUNG REKLAMASI TELUK JAKARTA DIHENTIKAN

Oleh Erna Rosalina

Staf Divisi Kedaulatan Perempuan Melawan Perdagangan Bebas dan Investasi

Solidaritas Perempuan Jabotabek

Jakarta, 15 Oktober 2017. Sebanyak 12 anggota dan aktivis SP Jabotabek melakukan aksi di kawasan car free day (CFD)  Bundaran Hotel Indonesia memperingati Hari Perempuan Sedunia tahun 2017. Dalam kesempatan tersebut, SP Jabotabek mengajak warga Jakarta yang beraktivitas di CFD untuk memberikan dukungan terhadap gerakan Perempuan Tolak Reklamasi. Dukungan disampaikan oleh warga melalui penandatanganan di atas kain putih, selanjutnya warga bersama-sama menikmati pangan pesisir antara lain ikan asin dan kerang hijau.

Aksi yang dilakukan sejak pukul 07.00 ini dilakukan di Hari Pangan Sedunia untuk menunjukkan bahwa proyek reklamasi pesisir secara nyata telah mengancam pangan pesisir dan nelayan serta perempuan nelayan sebagai produsen pangan kecil. Dengan menggunakan caping, kain batik dan bakul, peserta aksi memberikan informasi kepada warga yang hadir bahwa proyek reklamasi telah menjadikan nelayan harus mengeluarkan biaya produksi yang lebih tinggi. Selain itu, pendangkalan laut dan pesisir yang semakin tercemar maka ikan semakin sulit didapatkan. Dampak spesifik dirasakan oleh perempuan di Teluk Jakarta yang bekerja sebagai pengupas kerang. Kerang hijau yang dihasilkan semakin kecil ukurannya sehingga menyulitkan perempuan pengupas kerang, tak jarang jari-jari tangan mereka pun terluka. Jumlah kerang hijau yang dipanen pun semakin sedikit, sehingga penghasilan mereka semakin jauh berkurang. Laut adalah sumber pangan. Penghancuran terhadap laut, artinya menghancurkan sumber pangan. Untuk itu, SP Jabotabek mengajak warga untuk turut mendesak agar pemerintah segera menghentikan proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

Aksi ditutup pada pukul 09.00 seiring dengan mulai berakhirnya waktu CFD dengan mendapatkan tandatangan dari warga sebanyak sekitar 120 dan rencananya akan dilanjutkan pada kesempatan berikutnya. (AK)

 

 

 

Translate »